Bab.156 Amarah Ibra Dan Patah Hati Jo

2103 Kata

"Bunda, Cello lapar." Mereka menoleh, Sasha segera beranjak berdiri melihat Cello yang datang bersama Vian dan Liam. Di belakangnya juga ada Lena yang menggendong Zehan, Luna dan Naresh yang menuntun Leta juga Rena yang menggendong Naya. "Kalian duduk dulu, Bunda ambilkan makannya." Mereka membawa bocah-bocah itu duduk di meja kosong samping. Lena menyusul Sasha setelah Abimanyu mengambil alih Zehan dari gendongannya. "Key mana Cello? Kok nggak ikut turun?" Lovia celingukan mencari keberadaan anaknya, tapi sepertinya Lala dan Manda tidak mengantarnya menyusul ke sini. "Key tidur di kamarnya Tante Lala," jawab Cello. "Pa … Pa ..." Speechless, itulah reaksi dari mereka semua saat mendengar Naya yang tiba-tiba saja mengucapkan panggilan itu. Rena berdiri kaku dengan wajah memerah melih

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN