Bab.106 Dunia Ibra Yang Runtuh

1666 Kata

Pemotretan selesai lebih cepat tanpa menemui kendala sedikitpun. Seperti rencananya semula, Freya akan ke Seven lebih dulu sebelum menyusul suaminya ke kantor. Akhir-akhir ini Ibel juga luar biasa sibuk, mana mungkin dia tega menyuruhnya datang ke LinZone hanya untuk membicarakan soal Seven dengannya. "Kamu beneran tidak ingin makan siang denganku?" tanya Via dengan raut kecewanya. Entah kenapa hari ini dia ingin sekali makan siang bersama sahabatnya ini. Apalagi besok Freya kan sudah mau ke Singapura menemani papanya. "Lain kali ya, urusanku belum selesai." ucap Freya yang melangkah keluar sambil merangkul Via. "Besok berangkat jam berapa?" "Jam satu siang." "Semoga operasinya Om Nathan lancar, kami akan kesana setelah urusan kantor Bang Bian sudah agak longgar." "Terima kasih," Fre

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN