Extra Part 21: Sebelum Jatuh

1301 Kata

"Papi, Galda bisa jalan sendili. Udah besal. Tinggal belajal sebut huluf EL aja. Tulunin Galda, Papi. Belat." Khalil tertawa. "Enteng segini, sih. Nggak pa-palah Papi gendong. Kan, baru kali ini. Iya, nggak?" "Tapi nanti Papi pegel." "Buat Garda, Papi rela." Seraya dia kecup pipi putranya. Garda tergelitik. "Kumis Papi nusuk-nusuk, haha!" Yang terus Khalil gendong putranya di sepanjang langkah menuju mal, mau main timezone bersama. Akan dia turunkan kalau sudah sampai di lantai atas, yang mana lokasi timezone tersebut berada. Garda memang sudah besar. Namun, Khalil ingin merasakan menggendong anaknya. Kan, belum pernah. By the way, Garda wangi sekali. Tiba di lantai tujuan, Khalil pun menurunkan Garda dan anak itu berterima kasih karena sudah digendong sampai sini. Lantas, dituntun

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN