135. Pendengar

1415 Kata

Teresa dan Jefian menatap pada Hansel dan Amel yang turun dan membawa si kembar. Keduanya tersenyum dan mengambil si kembar ke dalam gendongan mereka masing-masing. Teresa mencium pipi cucu laki-lakinya. “Haiden harum sekali.” Ucap Teresa. Amel tertawa kecil mendengar apa yang dikatakan oleh ibu mertuanya. “Jelas harum dong Grandma, soalnya Haiden baru mandi dan dipakaikan parfum.” Ucap Amel. “Ma, Annelia sudah meninggal karena sakit jantung. Kami kemarin datang ke panti asuhan. Ibu pantinya mengatakan kalau Annelia sudah tidak ada lagi.” ucap Hansel duduk di kursi meja makan dan mengambil sarapan untuk dirinya. Jefian dan Teresa mendengar apa yang dikatakan oleh anaknya terdiam. Keduanya tidak boleh ketahuan kalau mereka yang membunuh Annelia. Hanya karena mereka tidak mau sejarah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN