Teresa berjalan masuk ke dalam ruangan VVIP di dalam restoran. Matanya menatap pada wanita yang langsung berdiri dari tempat duduknya. “Madam.” Wanita itu membungkuk dan menyapa Teresa dengan nada yang begitu sopan. Teresa menggeleng. “Yumi, kau tidak usah memanggilku Madam. Kau bisa memanggilku dengan sebutan Tante. Kau sudah menjadi istrinya Reinand. Terimakasih sayang, karena dirimu, bisa memasukan racun ke dalam tubuh Jenita.” Ucap Teresa tertawa kecil. Yumi mengangguk. “Tentu saja saya akan membantu Tante. Saya sudah lama sekali tidak mendapatkan misi semenjak saya memutuskan untuk menjadi Dokter sepenuhnya di rumah sakit dan Kakak Tante membebaskan saya dan tidak mengizinkan saya untuk menjalani misi lagi.” Teresa mendengar apa yang dikatakan oleh Yumi tertawa kecil. “Dulu ka

