107. Kebhagiaan Itu Nggak Ada

1118 Kata

Amel menatap pada makanan yang ada di depannya. Ia duduk di salah satu kafe. Amel masih di kota ini dan tidak pergi ken kota tempat pelariannya. Ia masih punya urusan di sini, untuk mengurus pembayaran pemakaman orang tuanya beberapa tahun ke depan. Dan berpikir sejenak, untuk apa dia kabur. Kalau dia bisa untuk membangun sendiri pekerjaan dan usahanya sendiri di sini. Membuktikan pada Hansel, kalau dia bisa berdiri di kakinya sendiri tanpa bantuan lelaki itu. Kabur bukanlah menyelesaikan masalah. Karena masalah itu sendiri harus dihadapi bukan? Amel ingin tampak kuat untuk menghadapi masalahnya sekarang. Hansel juga tidak akan berani mengancam dirinya. Apa yang perlu diancam oleh Hansel padanya lagi? Keluarganya? Sudah mati semuanya. Dan perampok yang membuat keluarganya mati. Bahkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN