123. Ini Nyata

1404 Kata

“Ma! Bagaimana Amel?” tanya Hansel dari tadi lelaki itu tidak merasa tenang membayangkan Amel yang ada di ruang bersalin. Dirinya di sini tidak bisa menemani Amel. Hansel mengusap peluh keringat dari pelipisnya. “Anakmu kembar. Amel baik-baik saja. Dia akan dipindahkan ke sini, ruangan ini besar. Muat untuk dua ranjang.” Jawab Teresa. Hansel mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya barusan lalu menatap pada ibunya meminta penjelasan. “Maksud Mama apa? Kembar?” tanya Hansel. “Iya, anak kalian kembar. Satu laki-laki dan satu lagi perempuan.” Jawab Teresa. Jefian mendengarnya terdiam dan setelahnya melihat pada Hansel yang tampak sangat senang sekali mendengar apa yang dikatakan oleh Teresa barusan. Jefian tertawa kecil. Ternyata memang kutukan dan karma itu nyata. Dan sekarang anak H

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN