87. Zinah

1205 Kata

“Mama! Kejar aku. Mama lemah. Tidak seperti Papa yang kuat kejar aku! Mama ayo! Kejar lagi!” “Mama! Hiks! Mama! Jangan pisah- jangan-.” “AAA!” Amel berteriak bangun dari tidurnya, matanya menatap pada sekeliling. Sudah tengah malam. Lalu menatap ke sampingnya, tidak menemukan Hansel di sampingnya. Amel turun dari atas ranjang, lalu berjalan keluar dari dalam kamar. Matanya melirik pada napan yang tertutup. Ia tahu itu berisi makanan. Dengan cepat Amel berjalan menuju pintu kamar. Amel membuka pintu kamar. Matanya menatap sekeliling. Sudah gelap. Dan tidak ada tanda orang yang masih terjaga. Amel menatap pada jam dinding yang tidak jauh darinya. Jam satu malam. Kemana Hansel? Semenjak dia masuk ke dalam kamar. Langsung jatuh tertidur. Amel terakhir kali melihat Hansel yang bersama deng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN