Sore ini Dea bersama ketiga anaknya ditemani juga oleh Daddy dan maminya menyambangi Rumah Sakit Royal untuk memberi vaksin lanjutan untuk anak-anaknya. Tadi sebenarnya cuma Dea dan anak - anak saja berempat yang akan pergi, toh di rumah sakit bapak bocil juga ada, tapi Nandi yang tadi pagi dilapori Dhevi kalo dia mau di suntik sore ini, langsung saja sang Popa bilang ingin ikut dan katanya mau pulang dari kantor lebih cepat, makanya sore ini rombongan lenong Cipete mengantar triplet vaksin. "Kalem ya gaes ... nggak ada yang boleh lari - lari," Dea mengingatkan anak - anaknya. "Oke," jawab mereka mencoba menahan langkah, padahal ingin segera berlari. "Kita ke kantor papa dulu kan? Boleh ke tempat Eyang nggak ma?" tanya Dharren. "Boleh, tapi tertib," Dea memberikan syarat. Sampai di d

