Yang belum terselesaikan 2

2003 Kata

Satu gigitan kecil Alyan berikan di bagian bawah bibirku sebelum ia menarik diri. Tetap menunduk sangat dekat hingga napas Alyan terasa membelai wajahku. Aku membuka mata dan tangannya terulur mengusap bibirku yang basah lalu menyeka sisa air mataku yang jatuh di pipi. Sekalinya aku jatuh cinta entah mengapa harus berjalan rumit seperti sekarang. Menguras emosi. Semua jadi mudah bila saja orang tuaku merestui kami. Alyan menarik diri tetapi tanganku sigap melingkari tubuhnya, sigap aku tarik ia dan dekap. Meletakan wajahku di bagian depan tubuhnya. Aku sangat enggan jauh darinya sedikit saja. “Kalau memang Daddy memintamu pergi dariku, sekalian saja bawa diriku.” Aku berpikir impulsif. “Sama saja membuat Om Kai semakin menentang hubungan kita.” Jika kami melakukannya, Daddy akan semak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN