Menikmati hadiah Edmund

1071 Words

Hera menatap langit nanar langit berkabut yang hampir gelap. Kejadian beberapa waktu lalu kembali berputar. Tubuhnya menggigil karena sakit dan takut. Membayangkan wajah mengerikan Edmund membuat tubuhnya meringkuk seperti bayi. Rasa sakit langsung menjalar dari ujung kaki sampai ujung kepala, tubuh mungil Hera tidak berdaya tapi tidak boleh mati ditempat ini. Matanya mengedar pandangan sekitar, sadar kalau dirinya masih berada ditempat pemandian. Hera berusaha bangkit dan duduk, menatap kedalam kolam dimana masih terdapat bangkai tupai yang sudah menggembung. Hera berdiri dan berjalan tertatih menuju sudut pemandian, mengambil alat yang berfungsi sebagai pengumpul daun yang masuk kedalam kolam. Dia mengambil bangkai tupai tersebut lalu membersihkan kolam dengan membuka penutup air yan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD