Kemarahan Kalvin.

1161 Words

Kalvin memegangi pipinya yang merah bekas tamparan Zayda, gadis itu menatapnya dengan sorot mata penuh luka dan kecewa. Kepercayaan dirinya seketika hilang, dia menyilangkan tangannya menghalangi bagian tubuhnya yang paling sensitif dan tertunduk menangis tersedu-sedu. "Kamu berhasil membuatku rendah, serendah-rendahnya, Kak! Aku begini karena hatiku masih saja terikat sama kamu dan ingin mendapatkan kamu, bukan sebagai kakak melainkan sebagai laki-laki pertama yang menciumku!" tangis Zayda. Kalvin terdiam di tempatnya, lalu Zayda melanjutkan kalimatnya. "Apa sedikit saja kamu tidak tertarik padaku, Kak? Lupakan status kita dan sentuhlah aku!" ucapnya yang sontak membuat Kalvin mendelik mendengarnya. "Kamu benar-benar sudah gila, Za! Sebaiknya kamu memang mendapat perawatan khusus dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD