Mulai Tersebar

1328 Words

Genk lantai empat belum sempat mencecar Jeje lagi soal acara pernikahannya, sang pangeran sudah keburu turun dari lantai lima menghampiri pujaan hatinya, mau tidak mau mereka menahan dulu sampai Jeje kembali lagi karena mereka akan makan siang di cafetaria. Jeje menghampiri kubikel Tika sementara Wika menunggu di depan pintu ruangannya. "Tik, gue makan siang sama abang, nanti kita lanjut lagi ya," pamit Jeje. "Oke," jawab Tika sambil berdiri dan mendapati suami Jeje berdiri tidak jauh dari mejanya dengan pose memasukkan tangan didalam pantalon hitamnya bak model iklan minuman energi yang bisa bikin orang jadi ganteng. Tika langsung berdiri untuk menghampiri Wika. "Dok, selamat atas pernikahannya ya ... semoga langgeng," ucap Tika memberi selamat pada Wika dan menyalaminya. "Terimakas

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD