73. Pelukan Sang Pembunuh

1299 Words

Ana akhirnya melangkah masuk ke kamar seorang diri. Begitu pintu tertutup, keheningan menyergapnya dan justru di saat itulah kegelisahan mulai menyeruak lebih kuat dari sebelumnya. Dadanya terasa sesak. Semakin lama ia memikirkan ucapan Juan tadi, semakin takut ia dibuatnya. Ana duduk di pinggir ranjang, menunduk dalam. Ia tahu… hidup Alicia tidak akan pernah benar-benar tenang selama bersama Juan. Nelly, perempuan itu cemburuan, keras, dan berbahaya. Dan Zack, anak Juan yang sepertinya juga memiliki perasaan pada Alicia. Terakhir yang Ana dengar, dia mati-matian mencari gadis itu setelah Alicia dibawa pergi diam-diam dari mansion. Jika Zack menemukan Alicia… jika Nelly tahu hubungan mereka… Ana menggigit bibirnya gugup. “Bagaimana hidupmu nanti, Alic…?” gumamnya lirih. Meski Ju

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD