Bab 67

1023 Words

Malam yang sunyi membuat Alara entah kenapa akhir-akhir ini tidak bisa tertidur, dia memilih untuk pergi ke balkon kamarnya. Dia memejamkan matanya dan meresapi angin malam yang begitu menyejukkan. Pertanyaan Kayla tadi cukup membuatnya mengingat akan masa lalunya dengan pria yang sangat dia cintai. Dia mencengkram erat pembatas pagar yang ada di balkon, hatinya merasa sakit ketika lelaki yang dia cintai dulu tidak memilihnya ketika ayah dan ibunya memintanya memilih antara dirinya atau kepemimpinannya sebagai bos mafia, dan dia lebih memilih untuk meninggalkannya karena tidak bisa mundur dari dunia gelapnya. Alara sempat meneteskan air matanya namun dia hapus kembali, "Aku rasa semua pria memang tidak bisa di percaya, selain keluargaku, tidak akan ada yang menyayangiku lebih dari mer

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD