BAB 100-1

1028 Words

"Dasar mesumm!" pekik Moza seraya mendorong tubuh Sakha menjauh agar dia bisa lolos dan kabur dari dalam kamar itu. Sakha hanya tertawa melihat tingkah Moza juga menertawakan betapa miris nasibnya. Sebrengsek apapun dia, Sakha tidak akan melewati batas jika hal itu membuat Moza tidak nyaman. Jika ada yang mengatakan bahwa semudah itukah dia cinta dan mengharap lebih akan pernikahan dengan Moza? Jawabnya adalah, ya. Semudah itu untuk dia bisa jatuh cinta dan menjatuhkan hati pada wanita itu karena memang Moza yang cantik dan baik hati selalu bisa membuat siapa pun luluh padanya. Namun, diluar dari semua itu ada hal yang membuatnya bisa begitu menyayangi Moza. Sebab Moza adalah adik kecil yang dulu sangat dia sayangi. Rumah mereka bertetangga dengan jalinan hubungan persahabatan yang erat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD