MJ-BAB 5

1429 Words

Wajah Mita memanas. Ini Moza dan Pak Sakha bisa-bisanya mengotori pikiran anak perawan. Pakai acara mau dimandikan segala si Moza-nya. Mita menatap nanar pada ponsel yang panggilannya sudah diputus sepihak oleh Moza. Membayangkan yang iya iya dan Mita menggelengkan kepalanya. Ya, Tuhan. Ini tidak bisa dibiarkan. Sambil menunggu kedatangan Moza, ada baiknya Mita menghibur diri dengan makanan. Menunggu Moza di sebuah resto cepat saji. Tak lupa memberitahu Moza agar nanti sahabatnya itu menyusulnya. Sembari menikmati makanan, ia keluarkan buku sketsa yang selalu tersimpan di dalam tas yang ia pakai. Momen me time seperti inilah yang selalu Mita manfaatkan untuk mengisi waktu sendirinya. Memperbaiki apa yang akan dia wujudkan melalui mimpi-mimpi yang memang belum terwujud hingga sekarang.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD