Johan mendelik sebal. Sejak tadi dia dituduh sebagai penculik oleh Mita. Iya, paham dia memaksa gadis itu tadi. Tapi sebelum hari ini Johan sudah mengatakan pada Mita dan meminta gadis itu menemaninya. Mitanya saja yang pikun dan berpura-pura tidak ingat akan permintaannya. "Dokter Johan nyulik Mita? Kok, mau sih, dok? Rugi bandar jika dokter nyulik Mita. Bukannya menguntungkan yang ada malah merugikan. Biaya hidup Mita itu tinggi dokter. Mending dokter kembalikan saja Mita pada tempatnya," celetuk Moza sambil terkikik geli, menerbitkan senyuman di sudut bibir Johan. "Sahabat nggak ada akhlak lu, Moz. Emangnya gue barang yang harus dikembaliin pada tempatnya," gerutu Mita karena Moza sukses menistakannya. Sakha dan Johan saling melemparkan senyuman karena tidak menyangka bisa bertemu di

