Johan keluar dari dalam mobil berusaha menahan diri untuk tidak menertawakan rekan kerjanya. Berpura-pura tak tahu apa-apa dengan yang baru saja terjadi di antara Indra dengan Mita. Indra terkejut ketika Johan mendekatinya. Dia pikir Johan sudah pulang sejak tadi, rupanya masih ada di sini. "Jo! Elu masih di sini?" Indra bertanya. "Suster nelepon. Ada pasien yang mau lahiran. Sudah bukaan enam. Elu sendiri ngapain di sini?" Indra garuk-garuk kepala. Malu juga mau bercerita. Untung saja Johan yang tak sanggup menahan tawanya, memilih meninggalkan Indra. "Ya, udahlah. Aku duluan. Keburu bayinya keluar." Johan mengulum senyuman sembari berjalan meninggalkan Indra. Pria itu menggeleng-gelengkan kepala sembari berjalan menuju ruang bersalin. Mengabaikan Indra yang entah mau berbuat apalagi

