Di teras belakang, Sakha sedang duduk bersantai berdua bersama Bramantio, ayah mertuanya. Sambil menikmati kopi hitam serta kue yang disajikan Bik Siti, keduanya saling mengobrol banyak hal. "Sakha! Terima kasih karena kamu sudah menjaga Moza dan menjaga kepercayaan yang Ayah berikan. Ayah sendiri sebenarnya tidak menyangka jika pada akhirnya kamu memilih Moza dan menceraikan Zyzy. Padahal yang Ayah tahu, kamu sangat mencintai mantan istrimu itu dulu." Bramantio bisa berucap demikian sebab ingat bagaimana hampir sepuluh tahun lalu, lelaki yang menjadi menantunya ini pernah menyakiti hati putri tunggalnya sebab memilih menikahi Zyzy. "Ayah, saya minta maaf jika dulu pernah mengecewakan Ayah dan menyakiti Moza. Sekarang saya ingin menebus semua kesalahan-kesalahan saya itu. Sekarang, saya

