MJ-BAB 72

1017 Words

Makan siang yang justru diperbanyak mengenai obrolan seputar proyek pribadi mereka yaitu gedung serbaguna yang juga dihandel oleh Arfa. "Maaf ya Pak Arfa karena saya jarang datang ke sana. Pokoknya saya serahkan sepenuhnya proyek itu pada Pak Arfa sambil menunggu saya resign dari kerjaan," ucap Mita merayu Arfa. "Iya, nggak pa-pa kok, Mita. Saya sendiri senang-senang saja menghandel proyek itu." "Ah, iya. Sebentar lagi Moza yang akan resign duluan. Mungkin dia yang nanti akan lebih banyak mengurus proyek itu." Dengan percaya diri Mita berucap yang langsung mendapat tatapan tajam dari Sakha. "Moza resign untuk fokus pada kehamilannya, Mita!" Mita mencebik. "Iya saya tahu. Pak Sakha sensi sekali." Moza hanya senyum-senyum nggak jelas. Dia tahu Sakha akan membatasi ruang geraknya ketik

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD