Sakha kembali ke ruang tamu menghampiri istrinya. Sengaja Sakha membiarkan Zyzy berdua bersama mamanya. Jika dia ikut nimbrung dengan keduanya, yang ada mereka tak akan leluasa mengobrol nantinya. Jadi lebih baik ia menemani Moza saja. Kening Sakha mengernyit ketika melihat istrinya masuk ke dalam rumah. Wanita itu dari luar entah baru saja ngapain, Sakha tak paham. Ruang tamu sudah sepi tak ada tamu yang tadi dia tinggalkan. "Mita dan dokter Johan mana, sayang?" Pria itu pun bertanya. "Oh, itu. Baru pulang." Sakha mengangguk. "Kenapa tidak kamu ajak makan dulu sebelum pulang." "Mereka yang tidak mau, Mas. Sudah aku tawarkan tadi. Oh ya. Bu Zyzy mana?" ganti Moza yang bertanya. "Ada sama mama. Kamu belum makan siang?" "Lagi malas. Perut ini rasanya penuh. Apa mungkin aku deg deg an

