Mita sedang merapikan gamis beserta jilbab yang ia kenakan setelah selesai merias dirinya dengan make up natural. Duduk di depan cermin meja riasnya, dengan Johan yang berdiri di belakangnya juga sedang merapikan kemeja yang dikenakan. Pria itu senyam senyum saja merasa menang telah menaklukkan Mita. Sementara Mita, wanita itu memutar bola matanya malas. Kesal karena Johan sangat menyebalkan. Terlebih wajah mesumm suaminya ini begitu kentara terlihat oleh matanya. Mita membuang pandangan. Selesai juga dengan persiapannya. Wanita itu mengambil tas tangan yang sudah disiapkan. "Mau berangkat sekarang?" Johan bertanya. Mita mendelikkan mata. "Tampak tak sabar saja ingin bertemu Moza," sindirnya. Johan meringis. "Kamu cemburu?" Justru candaan yang dia berikan untuk Mita. Berharap istrinya

