Dia yang berbeda

1242 Words

Setelah Saga pergi kini tinggalah Betran yang saat ini sedang duduk bersama kedua sepupunya, yang ingin melakukan sidang padanya. "Mas Ibra dan Mas Izam sudah lama tahu kan kalau Anin itu hamil anak saya, apa alasan Mas diam saja selama ini?" Tanya Betran dingin. Ibra menghela napasnya, bukannya ia tidak tahu sikap Betran yang selama ini sering sesukanya, namun terlihat seperti sosok yang tidak suka membuat masalah dibalik wajah tenangnya ini. Betran sangat licik dan pandai menyembunyikan sesuatu selama ini. "Biasanya kamu bahkan bersikap acuh tak acuh dan tidak ingin kita ikut campur masalah kamu. Kalau saat itu saya tahu Anin hamil anak kamu, apa yang kamu lakukan? Ketika saya memerintahkan kamu untuk menikahinya, kamu pasti akan menolaknya," ucap Ibra dingin dan ia sudah bisa meneb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD