Kebenaran Akan Menemukan Jalannya

1122 Words

PoV Bagas Udara ruang sidang terasa berat sejak pertama kali aku melangkah masuk pagi itu. Bukan hanya karena panas yang menggantung tanpa ampun, tetapi karena suasana yang sudah lebih dulu dipenuhi bisik-bisik dan tatapan penuh rasa ingin tahu. Semua orang di ruangan itu tahu kalau hari ini bukan sidang biasa. Hari ini adalah titik balik. Aku berdiri di sisi ruang, sedikit di belakang meja pembelaan, dengan map tebal di tanganku. Isinya bukan sekadar berkas. Itu adalah kumpulan bukti yang kami kumpulkan dengan risiko yang tidak kecil, bahkan hampir merenggut nyawa seseorang. Seseorang yang pagi ini… harus tetap hidup. Hakim sudah duduk di kursinya. Wajahnya kaku, serius, tanpa banyak ekspresi. Palu sidang belum diketuk, tetapi seluruh ruangan sudah seperti ditahan napasnya. Jaks

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD