Pagi ini begitu Wina keluar dari kamar, Seorang wanita cantik tersenyum padanya. “Selamat pagi calon kakak ipar.” Ucap wanita itu sambil meraih tangan Wina dan menyalaminya dengan penuh semangat. “Akhirnya kakak jombloku laku juga, jangan sungkan untuk melaporkan padaku jika laki-laki durjana itu berbuat macam-macam padamu oke! Namaku Dewi.” Ucapnya lagi dengan begitu semangat. Wina sedikit kebingungan untuk bersikap, sehingga dia hanya tersenyum saja sebelum menyebutkan namanya. “Aku Wina.” “Berhenti mengganggunya Dewi! Malaikat kembarmu itu hampir saja menghancurkan seisi rumahku dan kau malah disini dengan tanpa rasa bersalah? Dasar Adik durhaka.” Dewi hanya terkekeh saja sambil merangkul tangan Wina. “Sudah seharusnya sebagai om yang baik adalah mengurus dua keponakanmu yang lucu

