Kehamilan Najwa

1183 Words

"Baiklah aku akan pulang ke Indonesia secepatnya Umi. Tolong jaga Najwa dan Aira disana ya. "ucap Ustadz Hafiz seraya menatap Nadia di hadapannya. "Iya cepat kembali, ngapain juga kamu ke Kairo lama-lama. Istri nyusahin dan mandul kayak Nadia itu lebih baik kamu tinggalkan saja. Enak kamu ngurusin Najwa yang jelas-jelas sedang mengandung anak kandungmu. " sindir Umi Ainun terdengar jelas di telinga Nadia. "Umi jangan bicara seperti itu, Nadia bukannya mandul tapi kami sengaja menunda anak sampai Nadia selesai kuliah. Aku tutup dulu teleponnya. Nanti aku hubungi lagi. " Ustadz Hafiz langsung menutup panggilan teleponnya. Dia bisa merasakan bahwa Nadia pasti merasa sedih setelah mendengar perkataan Umi barusan. "Nadia maafkan perkataan Umi barusan ya. Malam ini aku harus kembali ke I

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD