Ustadz Hafiz menunggu Nadia dengan perasaan berdebar-debar. Sudah hampir setengah jam wanita yang telah resmi menjadi istrinya itu tidak kunjung keluar dari kamar mandi. "Apa Nadia pingsan di dalam sana?" batinnya bertanya-tanya. Baru saja dia akan menyusulnya. Tiba-tiba pintu kamar mandinya sudah terbuka. Matanya terbelalak melihat Nadia mengenakan lingerie seksi berwarna merah yang menerawang hingga membuat imannya terguncang. "Pak Ustadz maaf sudah menunggu lama, " ucap Nadia malu-malu. "Ti.. tidak apa-apa kemarilah, " wajah Ustadz Hafiz terlihat memerah seperti kepiting rebus. Sudah lama sekali dia tidak melihat penampilan Nadia seperti itu. Nadia berjalan dengan perlahan dan duduk di sebelah dengan gugup, " Pak Ustadz berhutang penjelasan padaku. Kenapa pak Ustadz tiba-tiba m

