Hasna maju untuk memberikan kesaksian pada Hakim. Dia sudah tidak peduli lagi jika rahasia yang selama ini dia pendam akan terbongkar. "Hasna jangan!! " seru Nadia berusaha untuk menghentikan Hasna. Namun Hasna tetap kekeh dengan keputusannya. "Saudari Hasna, silahkan bicara, " perintah Hakim saat Hasna sudah duduk di atas kursinya. "Baiklah pak Hakim. Perkenalkan saya adalah Hasna Marwah mantan adik iparnya Nadia Khairunnisa. Saya ingin memberikan bukti-bukti rekaman video antara tersangka Wulandari dan kakak ipar saya Najwa Humairah, " Hasna memperlihatkan ponselnya kepada Hakim. Hakim melihatnya secara keseluruhan lalu dia meminta rekaman itu diputar pada layar agar semua orang bisa menyaksikannya termasuk pengacara Wulan dan pengacara Andre. Di dalam rekaman itu terlihat Najwa da

