Welcome…

1216 Words

Mendengar ada yang mengetuk pintu. Sean terjaga dan akhirnya bangkit dari tidurnya sembari merapikan kimono. Lalu membukakan pintu dengan wajah tegang, karena penasaran siapa gerangan berani datang ke kost wanita yang tengah menjadi incarannya. ‘Berani sekali datang ke kost sepagi ini? Aku akan memperlihatkan wajahku yang tampan ini, biar tau rasa! Berani-berani datang ke kost ini sesuka-suka!’ Sedangkan Arsih dengan mata terpejam baru hendak mengangkat ponselnya tapi keburu mati. Begitu Sean membuka pintu sambil mengucek-ucek matanya, dengan wajah di buat se—cool mungkin, sontak dia di membelalakkan mata, mendapati tamu yang datang pagi ini adalah seorang wanita paruh baya bersama anak kecil telah berdiri di depan pintu. Belum sempat Sean bertanya, wanita paruh baya itu telah menyerbu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD