Accident…

1111 Words

" Selamat datang putera kebanggaanku.!" Johannes Wesley berdiri menyambut Sean dengan pelukan hangat, dan tersenyum bangga menatap Jennifer sang istri yang duduk dan tersenyum getir menatap sang putera. "Lihatlah Jennifer, puteramu sudah mengharumkan nama keluarga ini, Kau memang patut untuk di andalkan Sean. Tidak sia-sia aku melatihmu dari kecil untuk menjadi seorang pemimpin yang patut di banggakan, bahkan semua dewan direksi terkesima dengan gaya kepemimpinanmu Sean. Selamat sekali lagi anakku. Aku mempersiapkan hadiah untukmu di kamarmu. Segeralah kesana. Hahahaha......." ujar Johannes Sutani tertawa seraya menepuk bahu puteranya. Wajahnya sumringah melihat keberhasilan sang putera dalam berbisnis. Maklum saja putera Johannes yang lain tidak tertarik untuk bergabung dengan perusahaa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD