Happy…

1527 Words

Arsih bernyanyi-nyanyi sepanjang jalan dengan ceria sampai dia lupa seharusnya melihat Casey di kamar rawatnya terlebih dahulu sebelum pulang, atau setidaknya ia menjaga pria itu sampai ada seseorang yang menggantikannya. Ddrrrrrtttt...ddrrttttttt..... Bunyi ponselnya berdering dan terpampang di layar nomor tersebut adalah nomor baru, dengan malas Arsih menjawab panggilan ponsel itu, yang ternyata dari pihak rumah sakit yang memintanya untuk datang menandatangi berkas pemindahan ke kamar rawat inap dan pengambilan kartu penunggu. Arsih mendengkus kesal karena seharusnya dia sudah beristirahat hari ini, tapi dia kembali teringat akan Sean, sehingga membuat Arsih berterima kasih dengan Casey dalam hati, karena telah mempertemukannya dengan Sean baik beberapa waktu lalu maupun hari ini. T

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD