Are you crazy?

1204 Words

"Mungkin kamu masuk angin, atau asam lambung naik. Jam berapa kamu makan siang tadi?" tanya Arsih lagi, kembali di jawab dengan gelengan kepala oleh Sean, hingga membuatnya bertanya lagi. " Apa maksud gelengan kepalamu itu? Kau tidak sedang sakit leher-kan? Tunggu. Atau kau jangan-jangan juga belum makan siang?" Mata Arsih membelalak besar menatap Sean yang menyandarkan kepalanya di headboard ranjang kamar itu. Sean menjawab pertanyaan Arsih dengan anggukan kepala dan matanya menatap Arsih seperti seorang anak yang ketakutan karena bakal ketahuan melakukan sesuatu yang di larang. Membuat Arsih semakin geram. ‘Astagfirullah. Berilah hamba kesabaran menghadapi mahluk unik ciptaan-Mu, ini Yaa Allah. Aku sedang tidak ingin marah malam ini, aku ingin kedamaian, sangat-sangat!’ Lalu dia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD