74 | Kebahagiaan yang Lapang

1904 Words

Setelah kemarin bertemu Kakek Danu dan membicarakan soal Ava, lalu dengan sangat kebetulan—sebelumnya Elang juga sudah mengobrol dengan sang istri perihal memulai kehidupan baru dari nol di Paris, meninggalkan Tanah Air yang penuh masalah ini—sekarang Elang datang ke tempat di mana orang-orang jahat itu berada. Ya, lapas. Di mana ruang kunjungan kini terasa lebih sunyi. Elang telah duduk menanti. Tahu siapa yang akan dia temui, kan? Benar. Siapa lagi kalau bukan Aradhana, ayahnya Ava, juga sempat merupakan bagian keluarga Danuarta dulunya. Pintu besi lantas berderit, dari suaranya terdengar terbuka. Tatapan Elang pun lantas tertuju lurus ke sana. Tampak Aradhana masuk dengan langkah yang masih menyimpan sisa-sisa wibawa lamanya. Yeah ... meski begitu, banyak yang sudah terenggut dari

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD