78 | Bunga Krisan

1303 Words

Elang menatap pantulan dirinya di cermin. Waktu terasa begitu cepat berlalu. Sekarang semuanya sudah selesai, dendam Elang pada orang-orang yang membuat Ava meninggal dulu sudah dibayarkan. Satu sisi, Ava pun merasakan kesempurnaan itu. Raungan batin kala terjun di gedung apartemen kumuh pada kehidupan pertama sudah terlaksana. Tentang janji bila dia mendapat keajaiban hidup kembali, mengulang waktu ke titik dirinya masih belum diracuni, Ava akan membalaskan semua rasa sakit itu kepada mereka yang konon 'keluarga.' Lantas, sekarang apa lagi? Kehidupan Ava sudah sempurna, bahkan dia ada di titik memakai gaun pengantin. Mempelainya memang bukan Arsenino, tetapi itulah kesempurnaan Ava jadi semakin sempurna karena dia diberi pria serupa Kalingga Elang Danuarta. Lalu apa lagi? Ava tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD