"Saya terima nikah dan kawinnya Ava Aradhana binti Aradhana dengan maskawin—ah, ganggu saja," gumam Elang. Sedang asyik-asyiknya berlatih akad di depan cermin sambil sisiran, ponselnya berdering tanda panggilan masuk. Namun, batal sebal. Ini Ava yang memanggil. Jelas Elang semringah. "Iya, Sayang. Kenapa?" Elang sedang di rumah orang tua, bukan di vila Kakek Danu saat ini. Hendak mengabarkan bahwa dirinya dan Ava sudah mendaftarkan pernikahan ke KUA. Oh, ya, papa bahkan belum tahu soal Ava yang Elang cinta. Sore itu. Namun, mama sedang tidak di rumah. Papa masih di perjalanan dari luar negeri. Elang suruh datang kemarin. Penting. Mereka belum tahu dengan tindakannya yang sangat mendadak ini. "Om habis ke rumah papa?" "Om Dhana? Iya, kapan hari Mas ke sana. Kenapa? Dia ngehubungin kam

