Saat bel pulang sekolah berbunyi, saat itulah penderitaan anak sekolah di hari Senin usai. Mereka berbondong-bondong meninggalkan lingkungan study. Begitupun dengan Panji dan Syera. Namun, langkah mereka terhenti. "Ra, pulang bareng, yuk!" ucap seseorang. Well, ini Senin yang berbeda dengan Senin di mana Syera terjatuh. Itu yang bicara adalah Haikal Wijaya, yang biasa disebut Kak Ikal oleh perintilan manusia kalangan ciwi-ciwi. "Aku udah janji mau pulang bareng Panji, Kak," tolak Syera. Meski pernah merasa tersakiti, jantungnya masih saja deg-degan selayak orang naksir tiap ada kontak bicara atau kontak mata dengan sosok itu. Apalagi ... beberapa hari ke belakang sempat timbul interaksi di chat lagi. Di satu sisi, Panji heran. Kenapa sikap Syera selalu berubah-ubah terhadap sang kakak

