“Saya ingin makan malam yang spesial, mengenyangkan dan memuaskan, dan harus kamu yang menyiapkan. Semuanya.” Itu yang Elan ucapkan saat mereka tiba di penthouse masih dengan wajah songongnya yang rasanya ingin Ayuna tendang sampai mimisan. Sesungguhnya Ayuna merasa curiga atas permintaan yang sederhana sebagai bayaran atas kinerja epic pria itu yang sangat memuaskan. Terlalu sederhana untuk seseorang yang penuh perhitungan seperti Elan Alastair, kan? Namun, Ayuna enggan memperjelas. Bagus jika pria itu hanya ingin dibayar dengan makan malam spesial. Ayuna bisa tidur nyenyak malam ini. Dan begitu permintaan itu digaungkan oleh Elan, Ayuna langsung buru-buru mengganti pakaian untuk melakukan misi selanjutnya. Dia ingin segera menuntaskan hutangnya pada pria itu, meski hidupnya

