Bab 96 | Tawanan Elan

2312 Words

Ayuna kembali mencolek pinggang suaminya itu agar menoleh ke arahnya. “Pak, kita sebenarnya akan ke mana?!” Ayuna mencicit kecil dengan tatapan yang menuntut jawab, dan ini adalah tanya Ayuna yang kesekian kali sejak dia diminta untuk bersiap di hotel. Kini mereka sudah tiba di bandara, dan Ayuna memeluk lengan Elan sepanjang jalan sambil terus berbisik menanyakan kejelasan ke mana pria itu akan menculiknya. Namun Elan lagi-lagi menunjukkan senyum penuh makna dan hanya mengusap kepala Ayuna. Memang sialann, kan, pria itu! Membuatnya mati penasaran namun juga ada rasa ketakutan mengingat obrolan mereka semalam! "Ke tempat di mana kamu akan merasakan surga dunia dengan sensasi yang berbeda. Di sana kamu bisa mendesah sepuasnya dan kita pastikan calon keturunan saya dibuat di tempat-

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD