‘Ayuna … hidup kamu seperti sebuah mimpi indah yang sangat panjang dan membuat kamu enggan untuk bangun lagi, kan?’ Suara hatinya berbisik lirih, yang membuat Ayuna langsung terkekeh tanpa suara sebelum kembali menyesap tehnya sambil menatap cakrawala yang begitu indah berupa pemandangan awan yang menghampar luas sepanjang mata memandang. 'Di kehidupan kamu yang sebelumnya, tidak mungkin kamu menikmati semua kemewahan ini, kan? Bukan hanya kemewahan, namun juga kebahagiaan yang terus kamu dapatkan bertubi-tubi darinya.- -Nyatanya, keputusan yang dulu kamu ragukan untuk menerima uluran tangan dari pria itu menjadi keputusan paling indah, kan?' 'Dan ketidak pastian tentang hubungan kalian ke depan sangat bisa kamu usahakan menjadi masa depan yang pasti. Menjadi istri Elan Alastair untu

