Bab 154 | Plot Twist untuk Mereka

2738 Words

Bagaimana Lucyana yang jatuh mencium lantai setelah gagal memeluk tubuh Elan jelas langsung mengundang seluruh perhatian dari tamu undangan. Pun Kai dan Kael yang berusaha kuat untuk menahan tawanya melihat kelakuan paling gila dari seorang wanita yang terobsesi pada sepupunya. Namun, saat Kai dan Kael melirik ke arah sosok yang menjadi objek obsesi wanita itu, Elan justru tetap tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Elan memang another level of cold-blooded. Kael hanya bisa membatin melihat ekspresi saudara sepupunya itu. Pun Kai yang sampai menggeleng-gelengkan kepalanya dramatis melihat ekspresi Elan yang sangat payah! Dan melihat wajah Martin yang merah padam, Kai dan Kael yang justru terlihat kegirangan. Mereka juga memberikan tatapan penuh penghinaan atas kelakuan Lucyana yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD