Janu menatap sosok yang mengatakan dirinya sebagai Tantenya ini dengan dingin. Keluarga yang iri dengan keluarganya sendiri, olok apa masih bisa dikatakan keluarga. Apalagi yang tega membuat Maminya menangis sedih karena kehilangan putranya yang masih hidup dan dikira meninggal. Dosa yang membuat Janu tidak bisa memaafkan mereka lagi karena bukan hanya terkait dengan rencana pembunuhan orang tuanya, tapi juga telah dengan jahat menukar adiknya dengan anak mereka yang telah meninggal. "Ooo...bagi saya tidak perlu bertanya kabar kalian apa, saya kemari hanya ingin menanyakan apa benar Malik Sanjaya adalah adik kandung saya?" Tanya Janu dingin. Wajah Iskandar memucat dan ia menggelengkan kepalanya dengan cepat. "Bukan," ucapnya. "Malik anak kami," ucap Iskandar dan ia terlihat cemas dan ber

