Bab 76

1527 Words

Mendengar penjelasan Ayah dan suaminya, membuat Nisa tidak bisa menahan sesak di dadanya, sehingga membuatnya kehilangan kesadaran. Tubuh wanita bercadar itu ambruk di pelukan suaminya. Dirga menghapus sisa air matanya, dia jauh lebih sakit di bandingkan yang lainnya, padahal jika dipikir Ghaffi hanyalah putra sambung, tidak ada ikatan darah sama sekali dengannya. Namun rasa sayangnya melebihi apapun, tidak ada bandingan ataupun ukuran. Sementara Bunda Azha hanya bisa terduduk lemas, tangisannya sama sekali tidak ada yang menghiraukan, perbuatannya kali ini benar-benar fatal. Menggunakan Ghaffi sebagai ancaman untuk membuat keluarga Rayyan benar-benar hancur. Malam itu Rayyan memang mengirim putra dan kedua orang tuanya keluar negeri, tetapi siapa sangka perjalanan itu diketahui ol

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD