Bab 57

1004 Words

Musibah, bencana, kebahagiaan dan sebagainya memang tidak bisa di duga-duga kapan akan terjadinya. Seperti sekarang saat ini, di tengah-tengah riuhnya acara lamaran Alden, Tiba-tiba saja Nisa mengejutkan semua orang. “Dirga!!.. Cepat siapkan mobil, jangan sampai cucu Papa keluar di halaman rumah, sungguh tidak eksotis" Seru Tuan George sembari mengangkat tubuh putrinya. Dirga segera berlari ke arah mobilnya, semua anggota keluarga George mulai panik, untung saja acara lamaran sudah selesai. “Pa, ke mobil Alden aja, buruan kasihan Mbak Nisa." Lebih Capet dari Dirga, sebab mobilnya yang paling depan. Alden membuka pintu mobilnya. Tuan George melihat kearah mobil sang menantu yang masih berlari menuju mobilnya. “Astaghfirullah, Papa.. Ini sakit sekali." Rintih Nisa. Tuan George

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD