Pengalaman adalah guru terbaik untuk dirinya sendiri, Nisa sudah pernah mengalami yang namanya gagal dalam rumah tangga. Berjuang mempertahankan rumah tangga, mengabdikan dirinya untuk menjadi istri yang baik, tetapi tetap kalah oleh orang baru. Jika sekarang akan terulang lagi, maka dia tidak akan menyakiti dirinya sendiri untuk bertahan dengan keluarga yang tidak menghargainya. Dia hanya akan mempertahankan apa yang layak untuk dipertahankan, jika tidak maka akan dia lepaskan, hidup di dunia hanya satu kali, maka dia akan memanfaatkannya dengan baik. Setelah perdebatannya dengan Dirga, Nisa memang sedikit menjaga jarak, dia ingin melihat bagaimana suaminya membuktikan penyesalannya dan hanya dirinya wanita satu-satunya yang Dirga cintai. Pagi ini meskipun bukan Nisa yang menyiap

