Marah dan dia bilang jahat

1287 Words

Setelah pulang dari rumah sakit, Tegar ternyata mengajak Aisila pulang ke Kediaman orang tuanya. Ia memilih untuk diam sepanjang perjalanan pulang, karena kesal dengan tingkah Tegar. Keduanya turun dari mobil lalu segera masuk kedalam rumah dan kerutan mereka melewati ruang keluarga, mereka melihat Vanesa sedang duduk bersama Esy yang tersenyum melihatnya. "Assalamualaikum," ucap Aisila. "Waalaikumsalam," ucap Vanesa dan Esy bersamaan. Aisila mencium punggung tangan Esy, ia mendekati Vanesa, lalu Vanesa mencium pipi kanan dan pipi kiri Esy. Aisila duduk disofa bersama mereka sedangkan Tegar melangkahkan kakinya menuju kamar, Aisila menghela napasnya membuat Vanesa terkekeh. "Kamu pasti sudah tahu kan Nes kenapa aku jadi kayak gini?" Tanya Aisila membuat Vanesa terkekeh. Tentu saja ia

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD