BAB 72. Ibu Hamil dan Perubahannya

2375 Words

“Ngapain mas dia ke sini?” Aku mengulangi pertanyaanku karena Regarta tadi tidak menjawab da malah menatapku dengan m***m. Padahal sudah jelas-jelas aku belum boleh melakukannya tapi laki-laki ini selalu saja mencari-cari kesempatan agar aku bisa memanjakan Resa. Beberapa kali aku kealasan sih karena rayuan mautnya. Tapi hanya sebatas salaing menyentuh di luar saja, karena laki-laki ini tentu saja tahu bahwa aku belum boleh di sentuh. “Katanya mau nawarin bantuan buat perusahaan ini.” Jawaban Regarta membuat aku tertawa. “Aku pikir, kamu adalah orang yang paling percaya diri di dunia ini, ternyata ada yang lebih parah.” Kekehku geli. “Dia bukan percaya diri, tapi nggak tahu malu.” Balas Regarta semakin membuat aku terkekeh geli. “Biarkan saja dia dengan perasaan sudah menan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD