BAB 36. Bisnis Baru Sarah yang Mencurigakan

1570 Words

Kepalaku masih lumayan sakit ketika tiba-tiba saja Regarta masuk ke dalam selumutku dan memeluku erat. Aku membuka mata dan melihat jam dinding sudah jam delapan pagi. Sepertinya suamiku baru saja pulang. “Baru pulang?” tanyaku lembut. Rambutnya sedikit basah, mungkin dia sudah sempat mandi. “Hmm.. kamu udah sarapan?” tanyanya. “Tadi di suapi bubur sama Bunda, kamu udah sarapan mas?” “Belum.” Jawabnya manja. “Pengennya sarapan kamu tapi belum bisa.” Tambahnya lagi selalu saja mengandung kemesuman. Aku terkikik geli. “Mau sarapan? Tapi aku masih pusing mas buat ambilin.” Ucapku jujur. Regarta merenggangkan pelukannya kemudian mensejajarkan wajahnya dengan wajahku dan tersenyum. “Nanti aku ambil sendiri, tapi temenin makan yuk! Kamu tiduran di depan televisi.” “Ya sudah ayok. Aku jug

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD