Ekstra Part 3

2501 Words

Setelah beberapa hari Ibuk Akhirnya sadar dan aku menangis lama sekali sambil memeluknya. Sementara dedek bayi yang terlihat kecil sekali, akhirnya boleh di bawa pulang setelah dua bulan dirawat di Rumah Sakit. Dan kami semua kembali berkumpul di rumah kami yang hangat dalam keadaan yang baik. Dan kehidupan bahagiaku kembali di mulai hingga sekarang. "Ibuk, kakak Ar nggak mau buka pintu kamar." Suara cempreng Kamila membuat aku terkikik geli. Dia mengatakan di kamarnya ada hantu karena itu dia merengek ingin tidur di kamarku. Padahal aku tahu itu hanya alasannya saja supaya bisa main komputer di kamarku. Saat ini Kamila baru berusi lima tahun tapi dia sudah super cerewet dan banyak akal. Aku sendiri baru masuk perguruan tinggi. Akhirnya aku mengambil fakultas kedokteran seperti ayah dul

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD