Aku melihatnya. Melihat bagaimana Regarta marah pada Ayah Sarah di depan semua Wartawan sampai akhirnya keluar banyak sekali artikel tentangnya. Aku mengerti bagaimana perasaan Regarta, aku mengerti kenapa dia bisa semarah itu dan aku paham kenapa kontrol dirinya yang biasanya luar biasa bagus bisa begitu berantakan. Masalah yang di buat Sarah ini, berhasil mengantarkan Regarta pada titik terendah dirinya. Faktor pendukungnya adalah kemarahanku dan kehilangan Nenek Imel. Mental Regarta di bombardir dari segala sisi. Sehabat-hebatnya seseorang, dia akan memiliki batas kontrol diri. Sesabar-sabarnya seseorang, dia akan memiliki batas kesabaran. Karena kita manusia dan Regarta juga manuisa. Kita tidak bisa menuntut kesempurnaan pada seorang manusia. Karena pada hakikatnya kesempurnaan hanya

